Breaking News
- SMAN 2 BENGKULU
- Melodi Sejarah di Bandung: Menikmati Pesona Restoran Braga Era Klasik
- Menyisir Budaya Pasta: Pandangan Baru ke Spaghetti di Italia
- Identitas Kolonial: Jalan Braga Bandung Sebagai Magnet Belanja Sejarah
- Nasi Uduk Homemade: 5 Cara Menghidangkan Kenikmatan Otentik dari Rice Cooker
- Lintas Budaya: Kementerian Luncurkan Dashboard Gastrodiplomasi untuk Promosi Kuliner Indonesia
- Rayakan Akhir Tahun Berhemat: Diskon Restoran Kesayangan Bersama Bank Mandiri
- Petualangan Rasa Jogja: Eksplorasi Menu & Harga di Kandang Ingkung
- Keajaiban Tanah Bato: Jorong yang Terpancar dalam Festival Adat Dunia
- Kontroversi Proyek: Karna Suswandi dan Pembelajaran dari Pengakuan KPK
Erick Thohir's Trials with FlyJaya: Impacts on Garuda Indonesia
Erick Thohir's Trials with FlyJaya: Impacts on Garuda Indonesia

Keterangan Gambar : Maskapai BaruFlyJayaMenteri BUMN Erick ThohirGaruda Indonesia GroupKonektivitas Udara
Jakarta, smkn1tamora.sch.id - Ekosistem aviasi atau penerbangan di dalam negeri akan semakin ramai dengan munculnya maskapai baru, yakni FlyJaya. Kabarnya, FlyJaya akan mulai melakukan kegiatan operasionalnya pada 2025. Namun, belum diketahui detail waktu maskapai itu mengudara.
Hal ini dikarenakan, FlyJaya belum memiliki Air Operator Certificate (AOC) atau izin wajib untuk beroperasi di wilayah udara Indonesia.
BACA JUGA
Tingkatkan Konektivitas Udara, Maskapai Penerbangan Pelat Merah Tambah Armada hingga Buka Rute Baru
Terkait adanya maskapai baru FlyJaya, dua menteri, yakni Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Menteri Badan Usaha Milik Negara BUMN Erick Thohir turut angkat bicara.
Dari sisi Kementerian Perhubungan, Dudy mengungkapkan bahwa pihaknya belum mengecek secara detail terkait adanya maskapai baru yang akan meramaikan dunia penerbangan di dalam negeri.
Namun pada dasarnya, Dudy mendukung penuh hal tersebut, lantaran bakal menambah pilihan bagi masyarakat, serta diharapkan dapat menambah jumlah rute.
"Saya rasa kehadiran maskapai harus kita sambut dengan baik, apa pun itu untuk bisa melayani lebih baik lagi kepada masyarakat," ungkap Dudy di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (21/1/2025).
Sementara Erick Thohir dalam kesempatan yang sama mengungkapkan, dengan bertambahnya maskapai penerbangan swasta tak akan menggerus pangsa pasar maskapai pelat merah seperti Garuda Indonesia, Citilink, serta Pelita Air.
Erick Thohir mengungkapkan, Indonesia adalah negara yang besar, dan membutuhkan konektivitas udara yang memadai.
Sehingga adanya maskapai baru, seperti FlyJaya yang berada di dalam negeri dapat mengoptimalkan permintaan pasar.
BACA JUGA
Maskapai Negara Ini Raih Posisi Teratas Penerbangan Teraman di Dunia
"Siapa pun yang berinvestasi untuk peningkatan daripada jumlah pesawat, tentu harus disambut dengan baik. Kami dari BUMN juga akan memaksimalkan," ungkap Erick.
"Tentu Pelita, Garuda atau Citilink akan didorong secara maksimal. Toh saya rasa market-nya cukup besar," tambahnya dalam merespons maskapai baru FlyJaya.
Maskapai BaruFlyJayaMenteri BUMN Erick ThohirGaruda Indonesia GroupKonektivitas Udara